PURNA PASKIBRAKA INDONESIA
PENGURUS KOTA BOGOR
BIDANG PENGABDIAN MASYARAKAT
Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor sudah tentu memiliki potensi generasi muda yang cemerlang dan memiliki potensi kreatifitas yang dapat membuat suatu perubahan kecil. Berakaitan dengan 100 tahun kebangkitan nasional yang diperingati pada tanggal 20 mei 2008 ini, sudah selayaknya dan sepatutnya sebagai generasi muda dapat membuat suatu pergerakan ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Bukannya orang yang hari ini sama dengan hari kemarin tergolong manusia merugi, manusia yang lebih buruk dari hari kemarin termasuk orang yang celaka, dan orang yang lebih baik dari hari kemarin tentu mereka termasuk orang yang beruntung. Hal itu yang memotivasi Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor untuk berbuat kearah lebih baik. Baik dengan cara sederhana sekalipun akan membawa manfaat besar nantinya.
Banyak hal yang dapat kita lakukan dalam memperingati 100 tahun kebangkitan nasional. Dahulu para pendahulu berjuang bagi bangsa dan negara, tak pernah berubah hingga yang akan kita lakukan sekarang. Kita lakukan sekarang ialah demi bangsa dan negara serta bagi masyarakat Indonesia pada khususnya.
Sejalan dengan program pemerintah, seperti yang diungkapkan Presiden Republik Indonesia “Pemerintah menaruh perhatian yang sangat besar terhadap masalah lingkungan hidup terutama pergantian iklim yang menyebabkan pemanasan bumi” serta “Pemerintah terus meningkatkan efektifitas program penangulangan kemiskinan sekaligus mempercepat pencapaian Milineum Development Goals (MDGs), termasuk memutus rantai kemiskinan, dengan pembukaan akses terhadap pekerjaan, pendidikan dan kesehatan” dalam pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di depan Dewan Perwakilan Rakyat 16 Agustus 2007. Maka Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor memiliki rencana kegiatan yang dengan dukungan dari berbagai pihak akan kita laksanakan, antara lain ialah berjalan kaki untuk membersihkan sampah disepanjang jalan yang dilalui, dan melakukan pendekatan dengan masyarakat untuk merangkul saudara kita yang kurang mampu untuk dapat menimba ilmu dalam program pemberantasan buta huruf dan membuka cakrawala dunia melalui membaca bagi masyarakat (never ending learning).
Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor mencari solusi dan melaksanakan yang terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia. Dukung dan mari bersama-sama kita bangkitkan semangat kita semua dalam semangat kebangkitan nasional. Hidup akan lebih berarti bila kita semua memiliki makna akan hakekat kehidupan yang hakiki.
Program-program Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor, kedepan ialah
q ASIK (Aksi Sosilisasi Indonesia Kuat) dengan Berjalan kaki (bergerak) untuk membersihkan sampah di sepanjang jalan di Kota Bogor.
q NEL (never ending learning) dilakukan dengan pemberantasan buta aksara, dan memasyarakatkan membaca.
PENJABARAN ASIK
Penjabaran dari kegiatan berjalan kaki untuk membersihkan sampah di sepanjang jalan di Kota Bogor ialah dalam rangka memasyarakatkan olah raga di kalangan masyarakat Kota Bogor dengan melakukan aktivitas gerak yaitu dengan berjalan kaki. Menurut dr. H. Nuriswan Rasul SpKO dalam Hubungan gerak (aktivitas fisik), latihan fisik (olahraga) dengan kesehatan dan produktivitas – advokasi untuk pembentukan (Pusat Pelayanan Kesehatan Olahraga Masyarakat Kota Bogor), “Manusia merupakan mahluk yang dirancang atau diciptakan untuk bergerak”. Hal itu yang mendasari untuk melakukan sosialisasi dengan menujukan secara langsung kepada masyarakat Kota Bogor untuk mulai kembali memasyrakatkan olahraga dengan berjalan kaki, yang dalam hal ini tidak hanya melalukan aktivitas gerak saja akan tetapi kita lakukan ialah memasyarakatkan warga Kota Bogor untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat dengan membuang sampah pada tempatnya. Dalam berjalan kaki dengan memberi pertujukan secara nyta yang dilakuakn Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor untuk bergerak menuju kesehatan dan kebersihan. Dalam kegiatan ini banyak hal makna dan manfaat yang didapat. Kegiatan ini diberi nama ASIK (Aksi Sosialisasi Indonesia Kuat). Dengan harapan melalui Kota Bogor ini aksi secara langsung (sosialisasi) melalui masyarakat yang sehat dan lingkungan yang bersih maka bangsa dan negara ini akan Kuat (Indonesia akan memiliki rakyat yang kuat) .
Skema dalam melakuakan Aksi Sosialisasi Indonesia Kuat (Aksi) ialah dengan berkumpul di halaman GOR Padjajaran Kota Bogor, lalu berjalan di sepanjang jalan kesehatan menuju arah (air mancur), menuju kearah Istana Bogor, lalu melalui depan Balaikota Bogor, setelah itu menyusuri jalan ke arah Bogor pintu utama Kebun Raya Bogor, menuju Tugu Kujang, dan selesai di Lapangan Sempur.
PENJABARAN NEL
Never Ending Learing ialah suatu prinsip yang dipegang oleh Presiden SBY dalam hidupnya. Memang benar adanya seorang manusia itu tiada kata berakhir untuk belajar dalam artian luas. Setiap hari kita jumpai ialah pembelajaran dan mempelajari apa yang ada dalam keseharian kita di berbagai aspek bidang kehidupan. Hal belajar ini entah dari dunia akademis atau pembelajaran hidup dalam kuliah di University of Life menurut Kang Tito, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor 2008-2012. manusi sudah diberi sebuah otak yang memiliki kempuan luar biasa apabila terus kita asah. Tidak semua manusia memiliki kesempatan baik untuk mendapatkan ilmu berharga dari dunia akademis secara formal. Akan tetapi kesempatan mereka tidak hilang sejalan dengan kesempatan mendapkan ilmu di dunia akademis formal, maka sudah menjadi tugas kita untuk membantu memberikan kesempatan bagi saudara yang kurang beruntung untuk dapat mendapatkan ilmu. Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor dengan dukungan berbagai pihak akan melakukan aksi Never Ending Learning dengan membantu pemerintah dalam pemebrantasan buta aksara dam memansyarakatkan membaca, karena membaca adalah gerbang dunia, inilah cakrawala dunia yang mengantarkan manusia dapat menjadi luar biasa.
Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor kini telah melakukan kegiatan pengumpulan buku bacaan di kalangan Kelurga Besar Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor. Sejalan dengan itu maka kegiatan NEL ini dapat memotivasi semua kalangan untuk bersama membantu pemerintah yang menurut Ibu Ani Yudoyono “buta aksara hanya tinggal 8,6 % di seluruh Indonesia”.
Pelaksanaan pertama ialah tahap mengumpulkan saudara-saudara kita (peserta didik) yang sampai saat ini belum dapat membaca dan menulis. Tahap kedua ialah melakukan pengajaran dan pemberian buku bacaan, tahap ketiga ialah evaluasi tentang program NEL ini. Tempat pelaksaan ialah bertempat di Sekertariat Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor (Jl. Pemuda GOR Padajajaran N0.4 Kota Bogor). Dengan pengajar dari Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor ialah Kepala Bidang Pengabdian Masyarakat Kota Bogor dibantu pihak lain (Anggota Purna Paskibraka Indonesia Kota Bogor atau Masyarakat baik dari kalangan akademis maupun masyarakat luas lainnya yang berkompeten di dalam kegiatan ini) .

1 komentar:
TOTOOOOOOOOOOOO!! blog ape tesis??????
duileeh.. panjang benerrrr...
br inget mampir nih.. ;DD
Posting Komentar